Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 31 Agu 2023 08:12 WITA

TP PKK Sulsel Gelar Khitan Massal untuk Anak Down Syndrome


 TP PKK Sulsel Gelar Khitan Massal untuk Anak Down Syndrome Perbesar

Makassar, sulselprov.go. id – Tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan menggelar khitanan massal untuk anak dengan down syndrome, Selasa, 29 Agustus 2023. Khitanan massal dilakukan di empat rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Ketua Pokja IV PKK Sulawesi Selatan, Drg Aisyah Ahmad, mengatakan, khitan massal untuk anak down syndrome ini sudah dilaksanakan selama dua tahun. Untuk tahun ini, dilaksanakan di empat rumah sakit milik pemerintah provinsi. Yakni di RSUD Haji, RSKD Dadi, RSUD Sayang Rakyat, dan RSUD Labuang Baji.

“Kita memang concern ke anak-anak. Selain khitan ini, kita juga lakukan operasi bibir sumbing di 24 kabupaten kota dan sudah berlangsung tiga tahun,” ungkapnya.

“Untuk khitan down syndrome ini kali kedua, kita masih fokus di Kota Makassar dulu dan sekitarnya. Pasiennya itu yang domisili Makassar dan sekitarnya,” sambungnya.

Aisyah menuturkan, khitan massal anak down syndrome ini juga bekerjasama dengan Komunitas Orangtua Anak Down Syndrome (KOADS). KOADS menyiapkan data sasaran, kemudian PKK Sulsel melalui Pokja IV yang memfasilitasi ke rumah sakit untuk pelaksanaan khitannya.

“Anak dengan down syndrome ini tidak sama dengan anak-anak pada umumnya. Kalau anak pada umumnya hanya butuh anestesi lokal, tapi anak dengan down syndrome butuh anestesi umum,” ungkapnya.

Anak dengan down syndrome, kata Aisyah, sebelum khitan harus diperiksa lab lengkap dan foto thoraks karena dibutuhkan untuk anestesi umum.

“Jadi, mereka khitan itu masuknya ke rumah sakit sehari sebelumnya, karena mereka harus diperiksa lab lengkap,” imbuhnya.

Dalam giat ini, empat anak yang mendaftar ditunda pelaksanaan khitannya karena menderita demam dan batuk. (Redaksi/**)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

STIMI YAPMI Makassar Canangkan Digitalisasi Kampus Menuju Kampus Global

20 Juli 2026 - 12:43 WITA

Pelaksanaan UAS STIMI Yapmi Makassar Ditinjau Langsung Jajaran Pimpinan Kampus

13 Juli 2026 - 17:41 WITA

Perkuat Kerja Sama, STIMI Yapmi Makassar dan STIE YPUP Teken MoU Penguatan Tridharma Perguruan Tinggi

12 Juli 2026 - 22:54 WITA

Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Kembali Berbagi di Bulan Muharram 1448 H

29 Juni 2026 - 15:51 WITA

STIMI Yapmi Makassar Terapkan Sistem Pembelajaran Hybrid untuk Mahasiswa Kurang Mampu

29 Juni 2026 - 15:49 WITA

Semua PTS Berpeluang Meraih Akreditasi Unggul

27 Juni 2026 - 09:56 WITA

Trending di News