Menu

Mode Gelap
Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1420/Sidrap Gelar Safari Salat Subuh Berjamaah Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum MAC Berbagi Kualitas SDM dan Teknologi Jadi Prioritas Raker STIMI Yapmi Makassar 2026/2027 STIMI Yapmi Gelar PKKMB Maba 2026 di Kampus dan Pondok Tahfidz Oknum Sales Mobil Dilaporkan ke Polres Wajo atas Dugaan Penipuan dan Penggelapan

News · 25 Sep 2023 13:03 WITA

Sulsel Bakal Dikenal Provinsi Penghasil Pisang Terbesar di Indonesia 


 Sulsel Bakal Dikenal Provinsi Penghasil Pisang Terbesar di Indonesia  Perbesar

MM, WAJO —Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, melakukan kunjungan kerja ke daerah transmigrasi di Desa Paselloreng, Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo, Minggu, 24 September 2023. Ia hadir untuk mensosialisasikan Gerakan Gemar Menanam Pisang, dan berdialog bersama warga untuk peningkatan kesejahteraan.

Hadir Bupati dan Wakil Bupati Wajo, pimpinan PT Perkebunan Nusantara PN XIV, Danrem 141/Toddopuli, Camat dan Lurah di Kecamatan Gilireng. Ditargetkan 5.000 hektar lahan bisa ditanami pisang.

“Saya mendorong ketahanan pangan kita melalui budidaya pisang. Di Wajo itu ada 5.000 hektar. Saya target 100.000 hektar bisa ditanam satu tahun ke depan. Karena ini bisa menjadi sumber penghasilan masyarakat, tetapi belum dibudidayakan,” kata Bahtiar.

Adapun dalam satu hektar terdiri dari 1.500-2.000 pohon pisang. Dalam 100.000 hektar lahan, bisa menghasilkan 200 juta pohon. Bibit sendiri akan disediakan Pemprov Sulsel.

Begitu banyak lahan tidak produktif. Di Sulsel luas lahan 6,7 juta hektar, yang ditanami 1,7 juta hektar. Selebihnya tidak produktif. Ia berharap lahan pribadi, perusahaan, lembaga negara, juga lahan transmigrasi yang tidak produktif dapat ditanami.

Selain itu, Sulsel akan mencontoh Lampung dengan produksi pisang dan nenasnya yang juga dapat menumbuhkan sektor peternakan. Karena tersedianya makanan ternak dari sisa limbah pisang dan nenas yang dijadikan pakan.

Ia memberikan contoh bahwa budidaya pisang di Lampung yang dilakukan PT Great Giant Food dengan luas 32.000 hektar, revenuenya pertahun Rp5 triliun. Nenasnya Rp3 triliun. Serta ternak sapi 20.000 ekor. Bahkan perusahaan tersebut baru menyuplai 1 persen dari permintaan 65 negara.

“Nilai ekonominya juga tinggi. Selain sebagai makanan budaya, setiap kegiatan dengan sajian makanan selalu ada pisang. Secara kultural ini adalah tanaman budayanya Sulsel,” ungkapnya.

Ia kemudian membandingkan nilai ekonomi antara tebu dan pisang. Tebu 1 hektar menghasilkan Rp104 juta rupiah tetapi nilai produksinya Rp78 juta. Dengan keuntungan Rp26 juta per hektar. Sedangkan pisang Rp32-36 juta per hektar.

“Padahal nilai keekonomiannya per hektar Rp36 juta. Masyarakat kita perlu diajari membudidayakan,” jelasnya.

Dengan dukungan Bupati dan jajaran, serta TNI Polri, Bahtiar minta digerakkan setahun ke depan. Ia yakin bahwa program menanam pisang ini sukses. Sehingga diharapkan Sulsel menjadi produsen pisang terbesar di Indonesia. “Saya ingin menjadikan Sulsel provinsi pisang,” ucapnya.

Ia berharap terdapat 1 miliar pohon pisang di Sulsel. Sehingga dengan target jumlah yang besar, maka akan menciptakan lingkungan yang baik di industri karena produksi dan panen yang selalu tersedia dan permintaan yang dapat terpenuhi.

“Dengan jumlah banyak, industrinya akan tumbuh,” katanya.

Bupati Wajo, Amran Mahmud, menyampaikan, desa ini memiliki 732 Kepala Keluarga (KK) dengan masyarakat sejahtera. Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Paselloreng dan Bendung Gilireng, pada 9 September 2021. Selanjutnya adalah bagaimana mengoptimalkan sumber penghasilan masyarakat.

“Kami penuh bahagia, di tempat ini merupakan sebuah potensi daerah area transmigrasi, di mana penduduk asal dan penduduk setempat sudah berkolaborasi,” sebutnya.

Salah seorang transmigran, Nurdin, menyambut baik program tersebut. “Kami sangat menyambut baik program Bapak Gubernur,” ucap Nurdin. (*)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

STIMI Yapmi Makassar Gelar Wisuda Sarjana 03 Oktober 2026

2 September 2026 - 12:26 WITA

Safari Maulid Nabi, KM. Wahyuddin, S.Ag., M.E. Tebar Kebaikan dari Jayapura hingga Serui

1 September 2026 - 21:03 WITA

URC Resmob Polres Sidrap Ungkap Pencurian HP di Rumah Kost

31 Agustus 2026 - 20:49 WITA

Kapolres Sidrap Ajak Mahasiswa Jaga Nama Baik Sidrap 

31 Agustus 2026 - 20:45 WITA

Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1420/Sidrap Gelar Safari Salat Subuh Berjamaah

31 Agustus 2026 - 13:41 WITA

Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum MAC Berbagi

30 Agustus 2026 - 13:31 WITA

Trending di News