Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 27 Sep 2023 21:13 WITA

Pj Gubernur Sulsel Sebut Arus Distribusi Barang dan Jasa Belum Didukung Infrastruktur Memadai


 Pj Gubernur Sulsel Sebut Arus Distribusi Barang dan Jasa Belum Didukung Infrastruktur Memadai Perbesar

MAKASSAR,MM– Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin, menghadiri Rapat Koordinasi Forum Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi se-Kawasan Timur Indonesia (KTI), di Hotel Four Point Makassar, Selasa, 26 September 2023.

Bahtiar menjelaskan, KTI memiliki beragam potensi. Mulai dari perikanan laut, perikanan tawar, dan pertanian dengan berbagai varietasnya. Namun sayang, infrastruktur distribusi melalui jalur laut maupun udara belum memadai.

“Bayangkan untuk jalur udara di Makassar sendiri yang terhubung ke luar negeri hanya Singapura dan Malaysia. Sementara untuk jalur perdagangan bukan hanya dua negara itu. Begitu juga daerah lain di bagian timur Indonesia,” ungkap Bahtiar di hadapan seluruh perwakilan Bappeda Provinsi se-KTI.

Begitu juga dengan jalur laut. Kapal-kapal kontainer yang membawa barang-barang masuk di Makassar, ketika pulang tidak memiliki muatan lagi, atau pulang dalam kondisi kosong.

“Nah inilah yang membuat biaya pengiriman mahal. Padahal kan bisa hasil pertanian atau hasil pengolahan nikel dari Sulawesi, Maluku dan Papua dikirim langsung ke negara tujuan, tanpa harus lewat Surabaya atau Selat Malaka. Ini kan kena cas lagi kalau lewat disitu, padahal ini semua bisa langsung,” jelasnya.

Hal-hal seperti itu, menurut dia, yang bisa mendukung pertumbuhan ekonomi bukan hanya 5-6 persen, tapi bisa mencapai 6-8 persen. Apalagi, untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 sulit dicapai, apabila pertumbuhan ekonomi hanya 5-6 persen saja.

“Sebenarnya Bapak Presiden Republik Indonesia sudah mengubah dari landscape pembangunan Indonesia. Jadi kita semua bukan start dari nol, tapi sudah ada infrastruktur yang sudah dibangun oleh Bapak Presiden Jokowi untuk mencapai Indonesia Emas 2045,” tuturnya.

“Indonesia Emas 2045 tidak akan terjadi kalau pertumbuhan ekonomi di setiap daerah hanya 5-6 persen, tapi minimal pertumbuhan ekonomi harus 6-8 persen,” sambungnya.

Menurut Bahtiar, sejauh ini ada ketimpangan antara jalur laut maupun jalur udara di Kawasan Timur Indonesia. Untuk menjawab ketimpangan tersebut, dibutuhkan gerakan bagaimana menciptakan produk secara massal agar bisa diekspor ke pasar dunia.

“Memang ada ketimpangan antara arus jalur laut maupun udara di KTI. Selama ini mutar-mutar terus tidak bisa diselesaikan. Ini harus dipikirkan bersama,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pokja Forum Bappeda KTI, Prof. Dr. Winarni Monoarfa, menjelaskan, saat ini sudah dibahas bagaimana rancangan pembangunan di KTI untuk menyambut Indonesia Emas 2045.

“Izin Bapak Gubernur, kami sudah berdiskusi dengan Kepala Bappeda Provinsi se-KTI terkait pembangunan di KTI ini,” kata Prof Winarni.

Sejauh ini, kata dia, rencana pembangunan sudah ada sinkronisasi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) terhadap rancangan akhir Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025.

“Kami sudah berbicara dari berbagi wilayah mulai dari Papua, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi dan Maluku,” tutupnya.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Bappenda Provinsi se-KTI, guru besar dari berbagai perguruan tinggi, perwakilan Bappenas, dan Perwakilan Mendagri. (**)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

STIMI YAPMI Makassar Canangkan Digitalisasi Kampus Menuju Kampus Global

20 Juli 2026 - 12:43 WITA

Pelaksanaan UAS STIMI Yapmi Makassar Ditinjau Langsung Jajaran Pimpinan Kampus

13 Juli 2026 - 17:41 WITA

Perkuat Kerja Sama, STIMI Yapmi Makassar dan STIE YPUP Teken MoU Penguatan Tridharma Perguruan Tinggi

12 Juli 2026 - 22:54 WITA

Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Kembali Berbagi di Bulan Muharram 1448 H

29 Juni 2026 - 15:51 WITA

STIMI Yapmi Makassar Terapkan Sistem Pembelajaran Hybrid untuk Mahasiswa Kurang Mampu

29 Juni 2026 - 15:49 WITA

Semua PTS Berpeluang Meraih Akreditasi Unggul

27 Juni 2026 - 09:56 WITA

Trending di News