Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 7 Nov 2023 11:50 WITA

Civitas Akademika UIN Alauddin Apresiasi Gagasan Bahtiar Baharuddin di Bidang Pertanian dan Perikanan


 Civitas Akademika UIN Alauddin Apresiasi Gagasan Bahtiar Baharuddin di Bidang Pertanian dan Perikanan Perbesar

MAKASSAR,MM —  Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis, mengapresiasi gagasan Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, di bidang pertanian. Khususnya mengenai budidaya pisang cavendish, yang menurutnya sangat menggugah para civitas akademika UIN Alauddin Makassar.

Hal tersebut disampaikan Prof Hamdan saat bertemu Pj Gubernur Bahtiar, di Rumah Jabatan Gubernur, Senin, 6 November 2023. Prof Hamdan menilai, apa yang disampaikan dan dicanangkan Pj Gubernur Sulsel soal budidaya pisang, rumah ikan atau rumpon, serta program lainnya, patut diapresiasi. Apalagi, saat ini Pemprov Sulsel menggandeng Badan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), untuk menyiapkan skema bisnisnya.

“Kami lihat ada skema KUR (Kredit Usaha Rakyat) untuk para petani dan nelayan,” ujarnya.

Terkait kedatangan Prof Hamdan, untuk mengundang Pj Gubernur Sulsel hadir dalam acara Dies Natalis UIN Alauddin Makassar yang ke 58 tahun, pada 13 Desember 2023 mendatang.

“Kami memohon dengan sangat, Bapak Gubernur Sulsel bisa hadir dan memberikan orasi ilmiah dan sambutan dalam acara Dies Natalis UIN yang ke 58 tahun,” harapnya.

Sementara itu, Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menyampaikan terimakasih kepada Rektor UIN Alauddin Makassar atas kehadirannya di Rujab Gubernur Sulsel.

“Terimakasih Pak Prof, Pak Rektor sudah hadir di sini (Rujab Gubernur Sulsel). Selamat datang di Rujab Gubernur Sulsel,” ucap Bahtiar.

Bahtiar menyampaikan, dirinya tidak setengah-setengah dalam merencanakan program soal pertanian dan perikanan. Ia bertekad menjadikan Sulsel sebagai daerah produsen pisang terbesar dunia,  mengalahkan Thailand.

Ia menjelaskan, saat ini sudah tersusun skema bisnis khusus budidaya pisang. Begitupun dengan sektor perikanan.

“Ini kita gunakan KUR untuk petani, Rp 100 juta per hektare dan ada juga KUR mikro bagi nelayan,” jelasnya. (MM/**)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

STIMI YAPMI Makassar Canangkan Digitalisasi Kampus Menuju Kampus Global

20 Juli 2026 - 12:43 WITA

Pelaksanaan UAS STIMI Yapmi Makassar Ditinjau Langsung Jajaran Pimpinan Kampus

13 Juli 2026 - 17:41 WITA

Perkuat Kerja Sama, STIMI Yapmi Makassar dan STIE YPUP Teken MoU Penguatan Tridharma Perguruan Tinggi

12 Juli 2026 - 22:54 WITA

Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Kembali Berbagi di Bulan Muharram 1448 H

29 Juni 2026 - 15:51 WITA

STIMI Yapmi Makassar Terapkan Sistem Pembelajaran Hybrid untuk Mahasiswa Kurang Mampu

29 Juni 2026 - 15:49 WITA

Semua PTS Berpeluang Meraih Akreditasi Unggul

27 Juni 2026 - 09:56 WITA

Trending di News