Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 15 Jan 2024 13:00 WITA

Lestarikan Bahasa Daerah dan Budaya Lokal Sejak Dini, Gubernur Dorong Bupati/Walikota se Sulteng Mendesain Kurikulum Muatan Lokal


 Lestarikan Bahasa Daerah dan Budaya Lokal Sejak Dini, Gubernur Dorong Bupati/Walikota se Sulteng Mendesain Kurikulum Muatan Lokal Perbesar

Sulteng, MM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mendorong muatan lokal bahasa daerah Kaili masuk dalam kurikulum pendidikan, mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan sekolah dasar.

Hal tersebut diungkap Gubernur H.Rusdy Mastura diruangan kerjanya saat menerima audiensi pengurus Mombine To Kaili, pada Senin (15/1/2024).

Turut mendampingi Wagub Drs.H.Ma’mun Amir, Wakil Ketua TP PKK Hj.Halima Amir.

Menurut gubernur, kurikulum muatan lokal bahasa daerah merupakan upaya pemerintah daerah untuk mengembagkan nilai-nilai luhur budaya dan melestarikan budaya lokal ditengah tantangan globalisasi.

Dibutuhkan kesadaran dan perhatian semua stakeholder agar keberadaan bahasa daerah tidak hilang begitu saja. Untuk itu, Mombine To Kaili diharapkan bersilaturahmi ke Wali Kota Palu agar kurikulum muatan lokal bahasa daerah Kaili dapat segera diimplementasikan.

Beliau juga mendorong para bupati se Sulteng untuk mendesain kurikulum muatan lokal yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi daerahnya masing-masing.

Senada dengan gubernur, Wagub Drs.H.Ma’mun Amir juga menambahkan bahwa salah satu wujud konkret yang dapat dilakukan dalam memelihara bahasa daerah dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu : keluarga.

Terakhir, Gubernur H.Rusdy Mastura berharap Mombine To Kaili bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Tim Penggerak PKK serta turut berkontribusi dalam menekan masalah kesehatan, diantaranya : Prevalensi Stunting, Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan Pernikahan Dini.

Ketua Mombine To Kaili Nurmiati Habibu menuturkan tujuan kedatangannya dalam rangka silaturahmi, sekaligus memperkenalkan para pengurus Mombine To Kaili sebagai mitra pemerintah daerah untuk menjaga/merawat bahasa daerah dan budaya lokal Kaili,

(Ekkapontoh/**).

Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

STIMI YAPMI Makassar Canangkan Digitalisasi Kampus Menuju Kampus Global

20 Juli 2026 - 12:43 WITA

Pelaksanaan UAS STIMI Yapmi Makassar Ditinjau Langsung Jajaran Pimpinan Kampus

13 Juli 2026 - 17:41 WITA

Perkuat Kerja Sama, STIMI Yapmi Makassar dan STIE YPUP Teken MoU Penguatan Tridharma Perguruan Tinggi

12 Juli 2026 - 22:54 WITA

Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Kembali Berbagi di Bulan Muharram 1448 H

29 Juni 2026 - 15:51 WITA

STIMI Yapmi Makassar Terapkan Sistem Pembelajaran Hybrid untuk Mahasiswa Kurang Mampu

29 Juni 2026 - 15:49 WITA

Semua PTS Berpeluang Meraih Akreditasi Unggul

27 Juni 2026 - 09:56 WITA

Trending di News