Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 11 Feb 2024 00:17 WITA

Tenggelamnya Anak di Lokasi Bekas Tambang, Polsek Bontonompo Lakukan Penyelidikan


 Tenggelamnya Anak di Lokasi Bekas Tambang, Polsek Bontonompo Lakukan Penyelidikan Perbesar

GOWA, MM — Personel Polsek Bontonompo Polres Gowa, mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) tenggelamnya seorang Anak dibekas lokasi tambang yang kini menjadi empang bertempat di Dusun Pa’bundukuang Desa Pa’bundukang Kecamatan Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa, Sabtu (10/03/2024).

Korban Putra Bin Syamsul Sibali, seorang pelajar berusia 15 tahun yang beralamat di Dusun Pa’bundukuang Desa Pa’bundukang Kecamatan Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa, diduga meninggal dunia akibat tenggelam dibekas lokasi tambang yang kini menjadi empang.

Menurut saksi-saksi, termasuk Lelaki Musliadi Dg Gasa (42 tahun, Petani) dan Lelaki Awal (15 tahun, Pelajar), kejadian tragis ini terjadi saat korban bersama teman-temannya berenang dibekas lokasi tambang yang kini menjadi empang milik Abd Kadir Jailani Dg Nombong, Saat melompat dari batang pohon lontar ke area empang, korban tidak muncul lagi ke permukaan air, sehingga memicu kepanikan teman-temannya sehingga segera mencari bantuan.

Setelah pencarian intensif selama 30 menit bersama warga setempat, korban ditemukan tenggelam di bawah batang pohon lontar oleh saksi Lelaki Musliadi Dg Gasa. Korban terjepit, sehingga tidak mampu mengapung di atas air.

Upaya pertolongan tidak berhasil, dan korban akhirnya dibawa ke Rumah Duka di Dusun Pa’bundukang Desa Pa’bundukang Kecamatan Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa.

Berdasarkan keterangan Kapolsek Bontonompo AKP Misbahudin, S.Sos menyatakan Personel Polsek Bontonompo yang dipimpin Kanit SPKT Aiptu Hamzah tiba dilolasi kejadian mencatat bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

“Meskipun orang tua korban menolak otopsi dan menganggap kejadian sebagai kecelakaan, Polsek Bontonompo akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan semua aspek kejadian ini dapat diungkap dengan baik,”kata Kapolsek Bontonompo, (**).

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

STIMI YAPMI Makassar Canangkan Digitalisasi Kampus Menuju Kampus Global

20 Juli 2026 - 12:43 WITA

Pelaksanaan UAS STIMI Yapmi Makassar Ditinjau Langsung Jajaran Pimpinan Kampus

13 Juli 2026 - 17:41 WITA

Perkuat Kerja Sama, STIMI Yapmi Makassar dan STIE YPUP Teken MoU Penguatan Tridharma Perguruan Tinggi

12 Juli 2026 - 22:54 WITA

Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Kembali Berbagi di Bulan Muharram 1448 H

29 Juni 2026 - 15:51 WITA

STIMI Yapmi Makassar Terapkan Sistem Pembelajaran Hybrid untuk Mahasiswa Kurang Mampu

29 Juni 2026 - 15:49 WITA

Semua PTS Berpeluang Meraih Akreditasi Unggul

27 Juni 2026 - 09:56 WITA

Trending di News