Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

Nasional · 13 Agu 2024 10:56 WITA

Rame -Rame Soal Pawang Hujan di IKN, Raja Juli: Bukan dari APBN! 


 Rame -Rame Soal Pawang Hujan di IKN, Raja Juli: Bukan dari APBN!  Perbesar

IKN, MM | Plt Wakil Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Raja Juli Antoni mengklaim pemerintah tidak mengeluarkan duit untuk menyewa pawang hujan di IKN. Ia berujar, pawang hujan dari Banyuwangi yang santer dibahas di media sosial menjelang momen upacara 17 Agustus merupakan bantuan dari pihak yang mempercayai ilmu tersebut.

“Bantuan dari teman-teman yang percaya dengan itu, bukan dari APBN. Enggak ada anggaran untuk pawang hujan,” kara Raja Juli di sela kegiatan media visit di IKN pada Jumat, 10 Juli 2024.  Namun, ia tidak membeberkan siapa pihak yang ia sebut memberi bantuan pawang hujan. “Saya kia ini bagian dari kearifan lokal,” ujarnya.

Raja Juli lantas mengatakan penggunaan pawang hujan itu sebagai pelengkap usaha yang sudah dilakukan pemerintah melalui teknologi modifikasi cuaca atau TMC. Sebab, ia mengatakan, pemerintah memang sudah melakukan TMC selama sekitar satu bulan demi keberlanjutan pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur. Terlebih, pemerintah juga akan menggelar perayaan HUT ke-79 Kemerdekaan RI di IKN pada 17 Agustus mendatang. “Dengan TMC, teman-teman bisa bekerja efektif karena curah hujan lebih kecil,” kata Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI ) itu.

Perayaan HUT ke-79 Kemerdekaan RI tahun ini digelar di IKN dan Jakarta secaya hybrid atau terhubung. Namun, upacara pengibaran bendera merah putih pada 17 Agustus hanya akan dilaksanakan di IKN. Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menjelaskan tata upacara militer itu dimulai pukul 11 WITA, dengan menyesuaikan waktu Jakarta pukul 10.00 WIB. Sementara, acara di Jakarta akan mengikuti IKN.

Rencana menggelar perayaan HUT Kemerdekaan Indonesia di IKN dikritisi ekonom dari UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat. Menurutnya, pelaksanaan upacara di IKN tidak perlu dipaksakan karena pembangunan IKN belum rampung dan fasilitasnya belym lengkap. Ia juga menlau upacara 17 Agustus di IKN tidak mewakili kepentingan rakyat tetapi hanya kepentingan Presiden Jokowi.  Sebab menurutnya,  bagi kepala negara yang mencetuskan pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur, keberhasilan perayaan HUT di IKN bakal menjadi penentu keberlanjutan proyek tersebut.

“Keberhasilan perayaan HUT Kemerdekaan penting karena bisa mendongkrak daya tarik IKN bagi investor,” ujar Achmad kepada Tempo, Sabtu, 27 Juli 2024. “Tapi kalau bagi rakyat, yang penting adalah merdeka dari beban harga tinggi, utang pinjol, bebas dari pengangguran dan kemiskinan.”

Artinya, ada perbedaan perspektif pemimpin dan rakyat dalam melihat urgensi pelaksanaan perayaan HUT Kemerdekaan kali ini. Karena itu, ia menyayangkan langkah pemerintah yang menurutnya terlalu buru-buru menggelar perayaan HUT Kemerdekaan di Ibu Kota Negara Nusantara, (**).

Artikel ini telah dibaca 101 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum MAC Berbagi

30 Agustus 2026 - 13:31 WITA

Kualitas SDM dan Teknologi Jadi Prioritas Raker STIMI Yapmi Makassar 2026/2027

30 Agustus 2026 - 09:44 WITA

STIMI Yapmi Gelar PKKMB Maba 2026 di Kampus dan Pondok Tahfidz

28 Agustus 2026 - 09:49 WITA

Oknum Sales Mobil Dilaporkan ke Polres Wajo atas Dugaan Penipuan dan Penggelapan

25 Agustus 2026 - 21:18 WITA

Pergantian Pimpinan LLDIKTI Wilayah IX, Prof. Budu Ditunjuk sebagai Plt

19 Agustus 2026 - 14:35 WITA

Lomba Rakyat Warnai HUT RI ke-81 di BTN Cempaka Putih Selatan, Berlangsung 2 Hari 2 Malam

17 Agustus 2026 - 16:09 WITA

Trending di News