Menu ✖

Mode Gelap
Polres Sidrap Ungkap Curanmor, Dua Residivis Diamankan Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1420/Sidrap Gelar Safari Salat Subuh Berjamaah Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum MAC Berbagi Kualitas SDM dan Teknologi Jadi Prioritas Raker STIMI Yapmi Makassar 2026/2027 STIMI Yapmi Gelar PKKMB Maba 2026 di Kampus dan Pondok Tahfidz

News · 18 Jan 2025 23:58 WITA

Soal Program Makan Bergizi Gratis, Anak – Anak di Makassar cenderung suka Ikan


 Soal Program Makan Bergizi Gratis, Anak – Anak di Makassar cenderung suka Ikan Perbesar

MAKASSAR, MM | Dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Sulawesi Selatan, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan dan Menteri Perdagangan RI Budi Santoso, melakukan peninjauan program Makan Bergizi Gratis (MBG), di TK Asoka, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Jumat, 17 Januari 2025. Keduanya didampingi Penjabat Gubernur Sulsel, Prof Fadjry Djufry.

Di sekolah ini, Menko Pangan dan Menteri Perdagangan, juga Pj Gubernur Sulsel, menanyakan kepada anak-anak apakah mereka lebih suka makan ayam atau ikan.

“Ternyata anak-anak di Makassar lebih cenderung suka makan ikan dibandingkan ayam. Alhamdulillah bagus memang, tiap daerah beda-beda. Tadi saya tanya anak-anak kalau di Makassar lebih suka ikan, kalau di Jawa ayam. Jadi memang tiap daerah beda-beda, saya kira itu yang harus menjadi perhatian kita bahwa memang beda-beda,” kata Zulkifli Hasan, usai peninjauan.

Menurut Zulkifli Hasan, setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri dalam menyukai makanan. Untuk itu, perlu dipertimbangkan menu berdasarkan kebutuhan dan yang sesuai menurut ahli gizi.

“Ada juga yang sukanya telur, ada yang ayam, ada tempe, ada juga telur orak-arik, yang paling penting memenuhi standar gizinya, karena standar gizi itu belum tentu anak-anak suka, misalnya anak-anak di rumah suka makan mie gitu ya,” tutur Zulkifli Hasan.

Menurut Zulkifli Hasan, makanan ini mempengaruhi pertumbuhan anak dan tentunya akan mempengaruhi kecerdasan mereka.

“Gizi itu kan ada karbohidrat, ada protein, ada sayur-sayuran, ada buahnya. Kalau proteinnya nggak cukup, setelah 5 tahun, 10 tahun begitu tidak memenuhi, maka apa yang kita harapkan pertumbuhannya, ukuran kecerdasannya dan lain-lainnya, tidak akan sesuai,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menko Pangan Zulkifli Hasan bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso serta Pj Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry melakukan peninjauan harga kebutuhan pokok di Pasar Pa’baeng-baeng, Kota Makassar. (**)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

STIMI YAPMI Buka Program S2 Magister Manajemen dan Wisuda Sarjana Manajemen

5 Oktober 2026 - 14:09 WITA

MAC Kembali Berbagi untuk Panti Asuhan dan Dhuafa di Makassar

30 September 2026 - 09:31 WITA

IKA SMA 4 Makassar Jalin Silaturahmi dan Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

20 September 2026 - 19:39 WITA

S2 Magister Manajemen STIMI Yapmi Makassar Terima Mahasiswa Baru 2026/2027

19 September 2026 - 12:27 WITA

Warga Cempaka Putih Selatan Parepare Khidmat Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

14 September 2026 - 20:58 WITA

Polres Sidrap Ungkap Curanmor, Dua Residivis Diamankan

9 September 2026 - 09:39 WITA

Trending di News