Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 18 Jan 2025 23:58 WITA

Soal Program Makan Bergizi Gratis, Anak – Anak di Makassar cenderung suka Ikan


 Soal Program Makan Bergizi Gratis, Anak – Anak di Makassar cenderung suka Ikan Perbesar

MAKASSAR, MM | Dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Sulawesi Selatan, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan dan Menteri Perdagangan RI Budi Santoso, melakukan peninjauan program Makan Bergizi Gratis (MBG), di TK Asoka, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Jumat, 17 Januari 2025. Keduanya didampingi Penjabat Gubernur Sulsel, Prof Fadjry Djufry.

Di sekolah ini, Menko Pangan dan Menteri Perdagangan, juga Pj Gubernur Sulsel, menanyakan kepada anak-anak apakah mereka lebih suka makan ayam atau ikan.

“Ternyata anak-anak di Makassar lebih cenderung suka makan ikan dibandingkan ayam. Alhamdulillah bagus memang, tiap daerah beda-beda. Tadi saya tanya anak-anak kalau di Makassar lebih suka ikan, kalau di Jawa ayam. Jadi memang tiap daerah beda-beda, saya kira itu yang harus menjadi perhatian kita bahwa memang beda-beda,” kata Zulkifli Hasan, usai peninjauan.

Menurut Zulkifli Hasan, setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri dalam menyukai makanan. Untuk itu, perlu dipertimbangkan menu berdasarkan kebutuhan dan yang sesuai menurut ahli gizi.

“Ada juga yang sukanya telur, ada yang ayam, ada tempe, ada juga telur orak-arik, yang paling penting memenuhi standar gizinya, karena standar gizi itu belum tentu anak-anak suka, misalnya anak-anak di rumah suka makan mie gitu ya,” tutur Zulkifli Hasan.

Menurut Zulkifli Hasan, makanan ini mempengaruhi pertumbuhan anak dan tentunya akan mempengaruhi kecerdasan mereka.

“Gizi itu kan ada karbohidrat, ada protein, ada sayur-sayuran, ada buahnya. Kalau proteinnya nggak cukup, setelah 5 tahun, 10 tahun begitu tidak memenuhi, maka apa yang kita harapkan pertumbuhannya, ukuran kecerdasannya dan lain-lainnya, tidak akan sesuai,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menko Pangan Zulkifli Hasan bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso serta Pj Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry melakukan peninjauan harga kebutuhan pokok di Pasar Pa’baeng-baeng, Kota Makassar. (**)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

72 Wisudawan STIMI Yapmi Makassar Siap Berkompetisi di Dunia Kerja

13 April 2026 - 13:48 WITA

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Akan Hadir dalam Acara Wisuda Sarja ke XXIII STIMI Yapmi Makassar

31 Maret 2026 - 14:57 WITA

Di Penghujung Ramadhan, Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Kembali Berbagi Bingkisan untuk Warga dan Jamaah

20 Maret 2026 - 13:13 WITA

Ribuan Warga Makassar Shalat Idul Fitri di Kampus Unismuh Makassar

20 Maret 2026 - 11:57 WITA

IKA Alumni SMAN 4 Makassar Angkatan 87 Gelar Buka Puasa Bersama di Cafe Langit/Ulu Juku

15 Maret 2026 - 12:20 WITA

Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Berbagi Kebahagiaan Bersama Yatim dan Dhuafa di Bulan Ramadhan 1447 H

13 Maret 2026 - 22:53 WITA

Trending di News