Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 7 Feb 2025 17:57 WITA

Menkes RI Budi Gunadi Sadikin Kunjungi RS Undata Sulteng


 Menkes RI Budi Gunadi Sadikin Kunjungi RS Undata Sulteng Perbesar

Palu, MM |  Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Undata dalam rangka meresmikan operasi perdana Clipping Aneurysma dan Tindakan Neuroendovascular. Jum’at (7/2/2025).

Budi Gunandi Sadikin menuturkan, Kementrian Kesehatan RI sudah memutuskan agar layanan radioterapi bisa dilakukan di seluruh provinsi di Indonesia.

“Alat ini memiliki fungsi sebagai alat terapi atau pengobatan kanker dengan menggunakan radiasi (layanan radioterapi), radioterapi ini mahal dan biasanya hanya ada di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya dan Makassar. Saya senang alat ini sudah ada di Kota Palu, sehingga masyarakat yang membutuhkan fasilitas ini tidak perlu jauh-jauh lagi ke Jakarta atau Surabaya”, tutur Menkes.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa dengan adanya fasilitas ini, masyarakat Sulawesi Tengah dan daerah sekitarnya kini memiliki akses lebih mudah dan lebih cepat untuk mendapatkan tindakan medis canggih yang sebelumnya hanya tersedia di rumah sakit besar di kota-kota besar.

Kehadiran teknologi medis terkini seperti Clipping Aneurysma dan tindakan neuroendovascular di RS Undata ini merupakan pelayanan kesehatan berkualitas tinggi bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya yang berada di daerah yang selama ini memiliki keterbatasan dalam akses ke layanan kesehatan spesialistik”, ujar Menteri Kesehatan.

Menteri Kesehatan juga berharap bahwa pemerataan layanan kesehatan di seluruh Indonesia, terutama di daerah-daerah terpencil, merupakan salah satu prioritas utama pemerintah Indonesia.

“Dengan adanya fasilitas seperti ini, diharapkan tidak hanya meningkatkan angka kesembuhan pasien, tetapi juga mengurangi jumlah pasien yang terpaksa harus dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan perawatan medis yang lebih canggih”, harap Budi Gunandi Sadikin.

Menteri Kesehatan RI juga menekankan, kehadiran layanan ini di RS Undata bukan hanya untuk memberikan penanganan bagi pasien yang sudah terdiagnosis aneurisma otak, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini dan penanganan yang tepat terhadap masalah kesehatan otak.

“Berbagai cara harus dilakukan sebagai penindakan untuk megurangi pasien  terdiagnosis aneurisma otak, melalui penyuluhan, edukasi, dan peningkatan fasilitas”, jelasnya (**) .

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Kualitas SDM dan Teknologi Jadi Prioritas Raker STIMI Yapmi Makassar 2026/2027

30 Agustus 2026 - 09:44 WITA

STIMI Yapmi Gelar PKKMB Maba 2026 di Kampus dan Pondok Tahfidz

28 Agustus 2026 - 09:49 WITA

Oknum Sales Mobil Dilaporkan ke Polres Wajo atas Dugaan Penipuan dan Penggelapan

25 Agustus 2026 - 21:18 WITA

Pergantian Pimpinan LLDIKTI Wilayah IX, Prof. Budu Ditunjuk sebagai Plt

19 Agustus 2026 - 14:35 WITA

Lomba Rakyat Warnai HUT RI ke-81 di BTN Cempaka Putih Selatan, Berlangsung 2 Hari 2 Malam

17 Agustus 2026 - 16:09 WITA

Armada Arfan, Mahasiswa STIMI YAPMI Makassar Raih Juara I Fashion Wastra 2026 di Sidrap

10 Agustus 2026 - 09:46 WITA

Trending di News