Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 12 Feb 2025 12:12 WITA

PLN Gerak Cepat Amankan Pasokan Listrik Akibat Banjir di Beberapa Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan


 PLN Gerak Cepat Amankan Pasokan Listrik Akibat Banjir di Beberapa Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan Perbesar

Makassar, MM |  Intensitas hujan yang tinggi sejak Selasa sore (11/2) di sejumlah wilayah, yaitu Kota Makassar, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Soppeng, menyebabkan wilayah tersebut terendam banjir, terkena longsor, dan jaringan listrik tertimpa pohon tumbang.

Hal ini sesuai dengan keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar yang mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang berlaku dari 12–14 Februari 2025 dan berlaku 24 jam. Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat serta angin kencang diperkirakan terjadi, begitu pula dengan potensi banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah.

Dalam menanggapi situasi ini, PT PLN (Persero) langsung bergerak cepat mengamankan pasokan listrik di daerah yang terdampak banjir di kabupaten dan kota tersebut. Tim pemulihan PLN, yang terdiri dari tenaga ahli dan teknisi, telah dikerahkan ke lokasi-lokasi terdampak untuk melakukan pengamanan dan perbaikan yang diperlukan.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Budiono, mencatat bahwa berdasarkan pendataan awal pada Selasa (11/2), sebanyak 23.692 pelanggan terdampak akibat 459 gardu yang terendam banjir, terkena longsor, maupun tertimpa pohon.

Budiono menegaskan bahwa PLN akan terus berupaya melaksanakan beberapa langkah utama untuk memastikan pemulihan yang efektif. PLN juga mengimbau masyarakat agar memastikan semua instalasi listrik dan peralatan elektronik telah kering dan aman sebelum dinyalakan untuk menghindari korsleting listrik. Masyarakat juga diimbau berhati-hati terhadap potensi bahaya listrik akibat banjir, seperti kabel listrik yang terkena air atau perangkat listrik yang basah.

“Alhamdulillah, saat ini kami berhasil memulihkan pasokan listrik untuk 19.458 pelanggan. Apabila masyarakat membutuhkan layanan kelistrikan selanjutnya, bisa menghubungi PLN melalui aplikasi PLN Mobile,” ujar Budiono.

Ia menambahkan bahwa PLN berkomitmen untuk mempercepat pemulihan dan meminimalkan gangguan pada layanan listrik. “Keselamatan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama kami, dan kami akan terus memberikan informasi serta dukungan yang diperlukan selama proses pemulihan ini,” kata Budiono.

Kondisi tersebut tidak menyurutkan upaya petugas PLN dalam memastikan pasokan listrik masyarakat kembali lancar. Manager PLN Unit Layanan Pelanggan Maros, Anggih Prasetya, memastikan bahwa PLN berkomitmen untuk menyalakan kembali pasokan listrik apabila kondisi banjir sudah surut dan dinyatakan aman.

“Walau harus menerjang banjir, kami terus berpatroli memastikan kondisi banjir sudah surut. Tim kami telah bekerja tanpa henti sejak awal banjir untuk memulihkan pasokan listrik di daerah-daerah yang terdampak,” ujar Anggih.L,(**).

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Pelaksanaan UAS STIMI Yapmi Makassar Ditinjau Langsung Jajaran Pimpinan Kampus

13 Juli 2026 - 17:41 WITA

Perkuat Kerja Sama, STIMI Yapmi Makassar dan STIE YPUP Teken MoU Penguatan Tridharma Perguruan Tinggi

12 Juli 2026 - 22:54 WITA

Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Kembali Berbagi di Bulan Muharram 1448 H

29 Juni 2026 - 15:51 WITA

STIMI Yapmi Makassar Terapkan Sistem Pembelajaran Hybrid untuk Mahasiswa Kurang Mampu

29 Juni 2026 - 15:49 WITA

Semua PTS Berpeluang Meraih Akreditasi Unggul

27 Juni 2026 - 09:56 WITA

Jajaki Kerja Sama Strategis, Sekda Parigi Moutong Kunjungi Kampus STIMI Yapmi Makassar

25 Juni 2026 - 11:33 WITA

Trending di News