Menu ✖

Mode Gelap
Polres Sidrap Ungkap Curanmor, Dua Residivis Diamankan Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1420/Sidrap Gelar Safari Salat Subuh Berjamaah Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum MAC Berbagi Kualitas SDM dan Teknologi Jadi Prioritas Raker STIMI Yapmi Makassar 2026/2027 STIMI Yapmi Gelar PKKMB Maba 2026 di Kampus dan Pondok Tahfidz

News · 9 Apr 2025 17:26 WITA

Kolaborasi Pemkab Takalar dan PLN : Siap Wujudkan Swasembada Pangan


 Kolaborasi Pemkab Takalar dan PLN : Siap Wujudkan Swasembada Pangan Perbesar

MAKASSAR,MM |  PT PLN (Persero) bersama Pemerintah Kabupaten Takalar siap berkolaborasi guna mendukung program swasembada pangan yang ditandai dengan penandatanganan Pernyataan Kehendak Kerja Sama dalam hal pembangunan dan pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan dalam bidang pertanian (9/4).

Pada momen penandatanganan antara Pemerintah Kabupaten Takalar dengan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) pada Rabu (9/4), Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye mengapresiasi PLN atas dukungan pembangunan dan pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan khususnya dalam bidang pertanian.

“Kolaborasi ini menjadi langkah awal atas terlaksananya program pertanian yang berbasis pada listrik. Terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada PLN,” tutur Mohammad Firdaus Daeng Manye.

Ia optimis ke depannya petani dapat menghemat biaya operasional dengan hadirnya listrik di sawahnya.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah turut mengapresiasi atas inisiatif Pemerintah Daerah Takalar dalam percepatan pembangunan dan pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan khususnya dalam bidang pertanian.

Ia menjelaskan program Electrifying Agriculture PLN hadir untuk membantu meningkatkan produktivitas usaha masyarakat di bidang pertanian, perkebunan, hingga perikanan dalam rangka mendukung program pemerintah yaitu swasembada pangan.

“Kami akan terus berinovasi dan terus memberikan pelayanan terbaik dengan sistem kelistrikan yang andal dan membawa manfaat bagi masyarakat. Tidak hanya sekadar menerangi, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” kata Edyansyah.

Edyansyah menambahkan program EA dirancang untuk mendorong modernisasi agrikultur di Indonesia dengan adopsi teknologi pertanian modern berbasis listrik. “Melalui program ini, kami berupaya menciptakan Creating Shared Value (CSV) yang memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Dengan pemanfaatan teknologi agrikultur berbasis listrik, ekosistem pertanian menjadi lebih modern, yang kemudian berdampak pada peningkatan produktivitas petani,” ujar Edyansyah.

Edyansyah merinci per Maret 2025 total pelanggan Electrifying Agriculture di Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat adalah sebanyak 3.887 pelanggan dengan total daya terpasang sebesar 192.110 kiloVolt Ampere (kVA), (**).

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

STIMI YAPMI Buka Program S2 Magister Manajemen dan Wisuda Sarjana Manajemen

5 Oktober 2026 - 14:09 WITA

MAC Kembali Berbagi untuk Panti Asuhan dan Dhuafa di Makassar

30 September 2026 - 09:31 WITA

IKA SMA 4 Makassar Jalin Silaturahmi dan Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

20 September 2026 - 19:39 WITA

S2 Magister Manajemen STIMI Yapmi Makassar Terima Mahasiswa Baru 2026/2027

19 September 2026 - 12:27 WITA

Warga Cempaka Putih Selatan Parepare Khidmat Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

14 September 2026 - 20:58 WITA

Polres Sidrap Ungkap Curanmor, Dua Residivis Diamankan

9 September 2026 - 09:39 WITA

Trending di News