Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 25 Apr 2024 15:11 WITA

Kukuhkan 1.064 Lulusan UKMPPG UIN Bandung, Sekjen Minta Guru Berwawasan Masa Depan


 Kukuhkan 1.064 Lulusan UKMPPG UIN Bandung, Sekjen Minta Guru Berwawasan Masa Depan Perbesar

BANDUNG, MM | Sekjen Kemenag M Ali Ramdhani berharap program Ujian Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (UKMPPG) 2024 berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan. Karenanya, pada lulusan UKMPPG juga harus memiliki wawasan masa depan dalam memajukan pendidikan.

Pesan ini disampaikan Sekjen Kemenag saat mengukuhkan 1.064 lulusan Ujian Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (UKMPPG) pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan LPTK Univeristas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung.

Mereka terdiri atas 643 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) pada sekolah dan 421 guru madrasah. ”Guru harus memiliki sikap atau fathonah, yaitu cerdas dan berwawasan masa depan. Profesi guru harus didukung dengan kemauan kuat untuk menjadi pribadi pembelajar sepanjang hayat, sehingga guru menjelma menjadi pribadi yang berwawasan masa depan,” pesan M Ali Ramdhani di Bandung, Selasa (23/4/2024).

Menurutnya, guru berwawasan masa depan harus memiliki pengetahuan tentang tantangan yang akan dihadapi murid-muridnya. Sehingga, guru mampu memberikan pembelajaran yang bermakna untuk membekali mereka agar bisa menyelesaikan tugas yang akan diemban kelak.

Guru berwawasan masa harus mampu mengajar para siswa sesuai dengan tantangan zamannya. Sebab, para siswa akan hidup di zaman mereka, bukan zaman para guru.

“Sesungguhnya mereka diciptakan untuk zamannya, sedangkan kalian diciptakan untuk zaman kalian,” tutur Sekjen mengutip salah satu riwayat.

Selain berwawasan masa depan, guru juga harus dapat dipercaya dan bertanggung jawab (amanah), jujur (siddiq), dan menyampaikan (tabligh). Guru harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik supaya pesan yang akan disampaikan dapat diterima dengan baik oleh murid dan masyarakat pada umumnya.

“Komunikasi di sini tidak sebatas pada komunikasi verbal, tapi juga berkaitan dengan kemampuan dalam menuangkan ide dan gagasan dalam bentuk karya tulis, serta kemampuan menggunakan metode pembelajaran yang tepat bagi tumbuh kembangnya murid,” sebutnya.

Pria yang akrab disapa Kang Dhani ini mengajak para guru profesional yang dikukuhkan mampu mengimplementasikan karakter fathanah, amanah, siddiq, dan tabligh yang merupakan sifat-sifat kenabian, (**).

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Melampaui Batas: Ketika Mimpi Menjadi Jalan Hidup

7 Juni 2026 - 16:52 WITA

Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Berbagi Qurban untuk Yatim dan Dhuafa

27 Mei 2026 - 17:49 WITA

Bersama Ratusan Jamaah, Ketua STIMI Yapmi Makassar Salat Idul Adha di Masjid Desa Radda, Luwu Utara

27 Mei 2026 - 15:26 WITA

Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Kembali Berbagi di 10 Hari Pertama Dzulhijjah 1447 H

25 Mei 2026 - 08:03 WITA

Optilimalisasi Potensi Emas Desa Buranga, Bumdes Fasilitasi Pengelolaan Tambang Rakyat

12 Mei 2026 - 14:10 WITA

72 Wisudawan STIMI Yapmi Makassar Siap Berkompetisi di Dunia Kerja

13 April 2026 - 13:48 WITA

Trending di News