Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 22 Des 2024 13:28 WITA

PLN Gerak Cepat Pulihkan Listrik Akibat Banjir dan Longsor di Beberapa titik di Sulsel 


 PLN Gerak Cepat Pulihkan Listrik Akibat Banjir dan Longsor di Beberapa titik di Sulsel  Perbesar

MAKASSAR, MM | Di tengah cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Pangkep, Maros, Barru, Soppeng, dan Sidrap di Provinsi Sulawesi Selatan, PT PLN (Persero) terus bekerja keras memulihkan pasokan listrik secara menyeluruh. Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan longsor serta banjir di berbagai daerah, sehingga PLN harus mengamankan pasokan listrik di wilayah tersebut.

Hal ini sesuai dengan keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar, yang mengeluarkan peringatan dini terkait prakiraan cuaca ekstrem pada 18-22 Desember 2024 di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan.

“Prakiraan cuaca 18-22 Desember 2024 menunjukkan hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat (akumulasi hujan selama 24 jam) berpotensi terjadi di wilayah kabupaten/kota di Sulsel,” ujar Kepala BMKG Wilayah IV Makassar, Irwan Slamet.

Kondisi tersebut tidak menyurutkan upaya petugas PLN untuk memastikan pasokan listrik masyarakat kembali lancar. Hari Murti, seorang pegawai PLN yang siaga 24 jam di Kabupaten Soppeng, berkomitmen untuk memastikan listrik kembali menyala apabila banjir sudah surut dan dinyatakan aman.

“Walaupun harus menerjang banjir, kami terus berpatroli memastikan kondisi banjir sudah surut. Alhamdulillah, saat ini banjir sudah surut di beberapa lokasi dan sebagian besar pasokan listrik di daerah tersebut sudah kembali menyala,” ujar Hari.

Hari menjelaskan bahwa ini merupakan tantangan tersendiri bagi timnya untuk memastikan listrik aman dan segera menyala setelah banjir surut. Selain itu, dia menambahkan bahwa ada beberapa lokasi yang terkena longsor, sehingga menjadi tantangan bagi PLN dalam memulihkan pasokan, apalagi menurut masyarakat setempat, cuaca ekstrem kali ini adalah yang terburuk di Kabupaten Soppeng dalam beberapa tahun terakhir.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Budiono, mencatat bahwa dari pendataan awal pada Sabtu (21/12), sebanyak 58.786 pelanggan di lima kabupaten tersebut terdampak akibat rusaknya infrastruktur dan gardu distribusi yang terendam banjir serta lomgsor.

“Alhamdulillah, dalam rentang waktu kurang dari satu hari, hingga Minggu (22/12) pukul 09.0t5 WITA, sudah 51.618 pelanggan atau sebesar 88% pelanggan terdampak berhasil kami pulihkan pasokan listriknya,” terang Budiono.

Budiono memastikan bahwa petugas PLN siaga 24 jam untuk memulihkan pasokan listrik di lapangan dan memperbaiki aset-aset kelistrikan yang terdampak cuaca buruk. Ia juga menegaskan bahwa petugas akan memastikan keamanan kondisi sebelum menyalakan pasokan listrik di wilayah terdampak banjir.

“Sampai saat ini, petugas masih bekerja memulihkan pasokan listrik di lapangan. Alhamdulillah, mayoritas pasokan listrik di daerah terdampak sudah pulih,” kata Budiono.

Budiono menyebutkan bahwa tantangan utama yang dihadapi petugas PLN dalam proses penormalan adalah kondisi banjir, longsor, dan pohon tumbang yang menghambat akses jalan, serta intensitas curah hujan yang masih tinggi.

Ia turut mengimbau masyarakat untuk memastikan semua instalasi listrik dan peralatan elektronik telah kering dan aman sebelum dinyalakan untuk menghindari korsleting listrik. “Apabila masyarakat membutuhkan layanan kelistrikan, dapat menghubungi PLN melalui aplikasi PLN Mobile,” ujar Budiono.

Selain pemulihan pasokan listrik, PLN juga aktif memberikan bantuan kepada warga terdampak bencana. Melalui Yayasan Baitul Maal (YBM), PLN menyalurkan bantuan berupa paket makanan siap saji, beras, air mineral, serta kebutuhan utama lainnya bagi masyarakat di kabupaten terdampak.

“PLN tidak hanya fokus pada pemulihan pasokan listrik, tetapi juga berempati kepada masyarakat. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat, dan bencana ini dapat segera berlalu,” pungkas Budiono.

Tak hanya itu, dukungan pun datang dari berbagai elemen _stakeholder_ diantaranya, Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak yang turut mengapresiasi petugas PLN dalam upayanya untuk melakukan pemulihan pasokan listrik.

“Kami bersama-sama dengan PLN akan saling mendukung dalam pemulihan pasokan listrik. Kami bersama unsur pimpinan daerah lainnya berkomitmen untuk bekerja sama dan saling membantu untuk penanganan bencana dan pemulihan listrik di Kabupaten Soppeng,” pungkas Andi, (**).

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Optilimalisasi Potensi Emas Desa Buranga, Bumdes Fasilitasi Pengelolaan Tambang Rakyat

12 Mei 2026 - 14:10 WITA

72 Wisudawan STIMI Yapmi Makassar Siap Berkompetisi di Dunia Kerja

13 April 2026 - 13:48 WITA

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Akan Hadir dalam Acara Wisuda Sarja ke XXIII STIMI Yapmi Makassar

31 Maret 2026 - 14:57 WITA

Di Penghujung Ramadhan, Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Kembali Berbagi Bingkisan untuk Warga dan Jamaah

20 Maret 2026 - 13:13 WITA

Ribuan Warga Makassar Shalat Idul Fitri di Kampus Unismuh Makassar

20 Maret 2026 - 11:57 WITA

IKA Alumni SMAN 4 Makassar Angkatan 87 Gelar Buka Puasa Bersama di Cafe Langit/Ulu Juku

15 Maret 2026 - 12:20 WITA

Trending di News