Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 18 Nov 2022 20:25 WITA

Pejabat DPKP Buol Diperiksa Tipikor Polda Sulteng


 Pejabat DPKP Buol Diperiksa Tipikor Polda Sulteng Perbesar

Buol – Mantan wakil Bupati Buol H.Abdullah alias Boy Batalipu, menjawab pertanyaan awak media tentang proyek mini ranch via telepone selulernya Jumat pagi (18/11-2022),

Politisi Kepala Plontos asal Partai Golkar ini, mengatakan pada proyek agribisnis peternakan didalamnya mini ranch dan pengadaan sapi, tak satupun tanda tangan saya.

“Karena saya tidak terlibat dalam proyek itu, makanya tak satupun berkas atau dokumen proyek itu yang saya tanda tangani,” ujar politisi partai Golkar Buol itu.

Menurutnya ia hanya bertidak sebagai pengawas, pun demikian soal proses proyek agribisnis peternakan termasuk mini ranch dan pengadaan sapi kami tidak tahu.

“Apa masalahnya sampai dilidik tipikor Polda Sulteng? Kemarin saya dengar informasi tim penyidik tipikor Polda Sulteng melakukan pemeriksaan di Buol,” kata Boy dari balik telepon genggamnya.

Boy mengatakan, tunggu ya, nanti saya cari informasi akurat, apa masalahnya.

Sebelumnya telah diberitakan rekanan dan pejabat di Dinas Pertanian dan Ketahanan pangan (DPKP) serta sejumlah pihak telah diperiksa oleh tipikor Polda Sulteng baik di Palu maupun di Buol.

Diantaranya yang telah diperiksa itu Kepala bidang peternakan DPKP Buol Sumiati, PPTK Syarif Badalu dan dua rekanan proyek mini ranch masing-masing Jemmy Todar dan Hengki Katili.

Tipikor Polda Sulteng sudah beberapa bulan terakhir ini sedang mengembangkan penyelidikan dugaan korupsi proyek agribisnis peternakan di DPKP Buol senilai kurang lebih Rp, 37,4 miliyar.

Proyek agribisnis peternakan ini itemnya diantaranya pembangunan mini ranch, pengadaan ratusan ekor sapi, pematangan lahan, penanaman pakan ternak, pemagaran keliling lahan seluas 114 hektar, penanaman rumput gajah dan lantoro untuk pakan ternak dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya.

Proyek yang digarap sejak tahun 2018, 2019, 2020 dan terus berkesinambungan pada tahun berikutnya itu, dibiayai anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Buol.

(Samsul/Biro Buol)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Melampaui Batas: Ketika Mimpi Menjadi Jalan Hidup

7 Juni 2026 - 16:52 WITA

Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Berbagi Qurban untuk Yatim dan Dhuafa

27 Mei 2026 - 17:49 WITA

Bersama Ratusan Jamaah, Ketua STIMI Yapmi Makassar Salat Idul Adha di Masjid Desa Radda, Luwu Utara

27 Mei 2026 - 15:26 WITA

Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Kembali Berbagi di 10 Hari Pertama Dzulhijjah 1447 H

25 Mei 2026 - 08:03 WITA

Optilimalisasi Potensi Emas Desa Buranga, Bumdes Fasilitasi Pengelolaan Tambang Rakyat

12 Mei 2026 - 14:10 WITA

72 Wisudawan STIMI Yapmi Makassar Siap Berkompetisi di Dunia Kerja

13 April 2026 - 13:48 WITA

Trending di News