Menu

Mode Gelap
Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1420/Sidrap Gelar Safari Salat Subuh Berjamaah Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum MAC Berbagi Kualitas SDM dan Teknologi Jadi Prioritas Raker STIMI Yapmi Makassar 2026/2027 STIMI Yapmi Gelar PKKMB Maba 2026 di Kampus dan Pondok Tahfidz Oknum Sales Mobil Dilaporkan ke Polres Wajo atas Dugaan Penipuan dan Penggelapan

News · 20 Sep 2022 08:57 WITA

Pemkot Makassar Taken MoU dengan Universitas Muhammadiyah


 Pemkot Makassar Taken MoU dengan Universitas Muhammadiyah Perbesar

MAKASSAR — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama Universitas Muhammadiyah melakukan penandatanganan Momerandum Of Understanding (MoU), di Baruga Anging Mammiri Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Senin (19/09).

Nota kesepahaman terkait kerjasama di Bidang Pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi itu ditandatangani langsung oleh Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Rektor Universitas Muhammadiyah Prof Ambo Asse.

Turut serta menyaksikan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Makassar Andi Bukti Djufrie, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar Muhyiddin, serta seluruh peserta kolaborasi International dari Malaysia.

Para peserta kolaborasi International merupakan dosen peneliti dari Malaysia. Yakni Prof Ismail bin Said, Siti Rahmah Omar, dan Janatun Naim Yusuf yang berasal dari Universitas Teknologi Malaysia. Serta, Wan Azlina Wan Ismail dari Universitas Malaysia Kelantan.

Mereka adalah mitra kolaborasi riset International Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah yang sudah berjalan sejak Agustus lalu dan ditargetkan rampung pada Oktober 2022, mendatang.

Penandatanganan kerja sama itu adalah rangkaian kegiatan Kolaborasi International On Child-Friendly Environment Workshop Research and Communication Development Universitas Muhammadiyah.

Rektor Universitas Muhammadiyah, Prof Ambo Asse menyampaikan melalui penandatanganan MoU ini Universitas Muhammadiyah bisa ikut terlibat secara langsung dalam pembangunan Kota Makassar.

Salah satunya dengan mendukung program lorong wisata. Melibatkan dosen peneliti dari Malaysia, Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah akan membina sepuluh lorong wisata.

“Tim Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah akan membina 10 lorong wisata dengan pendekatan Child Friendly Environment sesuai dengan topik bersama dengan mitra kolaborasi International dari Malaysia,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan kolaborasi antara Pemkot Makassar dengan pihak universitas di bidang riset dan pendidikan sangat penting.

Tidak hanya Universitas Muhammadiyah, MoU terkait Tri Dharma Perguruan Tinggi sudah diteken dengan beberapa universitas lainnya. Termasuk Universitas Hasanuddin.

“Jadi saya kira MoU dengan kampus itu menjadi wajib bagi pemerintah kota. Poin pentingnya, apa yang dibutuhkan pemerintah bisa dipenuhi oleh kampus. Terutama dalam hal riset dengan keunggulan mereka masing-masing,” tuturnya.

Danny berharap melalui penandatanganan nota kesepahaman ini, Universitas Muhammadiyah bisa berperan aktif dalam menyukseskan semua program Pemkot Makassar.

Di hadapan dosen peneliti dari Universitas Teknologi Malaysia dan Universitas Malaysia Kelantan, Danny juga memaparkan program unggulan pemerintah kota.

Seperti, Lorong Wisata, Co’mo, Tettere, Makaverse, hingga program Makassar Recover sebagai upaya penanganan pandemi Covid-19 yang telah sukses dan diakui Pemerintah Pusat, (Mus/**).

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

STIMI Yapmi Makassar Gelar Wisuda Sarjana 03 Oktober 2026

2 September 2026 - 12:26 WITA

Safari Maulid Nabi, KM. Wahyuddin, S.Ag., M.E. Tebar Kebaikan dari Jayapura hingga Serui

1 September 2026 - 21:03 WITA

URC Resmob Polres Sidrap Ungkap Pencurian HP di Rumah Kost

31 Agustus 2026 - 20:49 WITA

Kapolres Sidrap Ajak Mahasiswa Jaga Nama Baik Sidrap 

31 Agustus 2026 - 20:45 WITA

Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1420/Sidrap Gelar Safari Salat Subuh Berjamaah

31 Agustus 2026 - 13:41 WITA

Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum MAC Berbagi

30 Agustus 2026 - 13:31 WITA

Trending di News