Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 27 Jan 2024 19:11 WITA

Pj Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Senilai Rp2 Miliar untuk Rumah Tangga Miskin di Soppeng


 Pj Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Senilai Rp2 Miliar untuk Rumah Tangga Miskin di Soppeng Perbesar

SOPPENG, MM —  Sebagai upaya peningkatan sektor peternakan di Kabupaten Soppeng, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin, menyerahkan bantuan kepada Kabupaten Soppeng. Bantuan yang diterima oleh Pemkab Soppeng untuk kemudian disalurkan ke masyarakat ini diserahkan di Desa Belo, Kecamatan Ganra, Jumat, 26 Januari 2024.

Bantuan tersebut untuk 100 Rumah Tangga Miskin (RTM), senilai Rp2 miliar. Terdiri dari 3.000 ayam kampung, 100 kandang ayam, disinfektan, obat-obatan dan vitamin 100 paket, serta pakan 100 paket.

Bantuan lainnya, Rp200 juta untuk Kelompok Tani Kampung Ternak, terdiri dari 5 ekor sapi Bali betina, 1 unit kandang dan ⁠10.000 stek bibit rumput odot.

Adapun untuk mendukung pemberantasan penyakit hewan menular dan zoonosis, juga diserahkan bantuan berupa coolbox vaksin 20 box, obat cacing 24 liter, multivitamin 150 sachet, Imbuhan pakan 200 kg, Suplemen pakan 200 liter, dan diesinfektan 300 liter.

Pada kunjungan ini, Bahtiar juga meninjau kegiatan Inseminasi buatan (IB), yang telah menjadi salah satu metode yang efektif dalam meningkatkan produksi sektor peternakan. Metode IB ini telah diterapkan di Sulsel dan semakin ditingkatkan secara massif di kepemimpinan Bahtiar Baharuddin.

“Melanjutkan program inseminasi buatan yaitu kawin suntik pada sapi ini tujuannya untuk memperbaiki kualitas populasi kita,” kata Kepala Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan (PKHP) Kabupaten Soppeng, Erman Asnawi.

Teknologi inseminasi buatan menggunakan semen atau sperma dari sapi jantan pilihan seperti Limosine dan Brahman Cross, yang disuntikkan ke sapi lokal.

“Sehingga harapannya turunannya lebih bagi. Ini pertumbuhan cepat dan harganya lebih mahal. Seperti yang dilakukan Bapak Gubernur, menyuntikkan semen Limosine,” ujarnya.

Salah seorang Mahasiswa KKN dari Jurusan Biologi UIN Alauddin Makassar, Andi Novi Bustani, mengapresiasi penyerahan bantuan ini.

“Gubernur dan Bupati sudah mengadakan program ini untuk membantu masyarakat. Inseminasi buatan ini bisa menciptakan bibit sapi yang unggul dan harganya jauh lebih mahal,” imbuhnya. (**)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

72 Wisudawan STIMI Yapmi Makassar Siap Berkompetisi di Dunia Kerja

13 April 2026 - 13:48 WITA

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Akan Hadir dalam Acara Wisuda Sarja ke XXIII STIMI Yapmi Makassar

31 Maret 2026 - 14:57 WITA

Di Penghujung Ramadhan, Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Kembali Berbagi Bingkisan untuk Warga dan Jamaah

20 Maret 2026 - 13:13 WITA

Ribuan Warga Makassar Shalat Idul Fitri di Kampus Unismuh Makassar

20 Maret 2026 - 11:57 WITA

IKA Alumni SMAN 4 Makassar Angkatan 87 Gelar Buka Puasa Bersama di Cafe Langit/Ulu Juku

15 Maret 2026 - 12:20 WITA

Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Berbagi Kebahagiaan Bersama Yatim dan Dhuafa di Bulan Ramadhan 1447 H

13 Maret 2026 - 22:53 WITA

Trending di News