Menu ✖

Mode Gelap
Polres Sidrap Ungkap Curanmor, Dua Residivis Diamankan Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1420/Sidrap Gelar Safari Salat Subuh Berjamaah Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum MAC Berbagi Kualitas SDM dan Teknologi Jadi Prioritas Raker STIMI Yapmi Makassar 2026/2027 STIMI Yapmi Gelar PKKMB Maba 2026 di Kampus dan Pondok Tahfidz

News · 27 Jan 2024 19:11 WITA

Pj Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Senilai Rp2 Miliar untuk Rumah Tangga Miskin di Soppeng


 Pj Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Senilai Rp2 Miliar untuk Rumah Tangga Miskin di Soppeng Perbesar

SOPPENG, MM —  Sebagai upaya peningkatan sektor peternakan di Kabupaten Soppeng, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin, menyerahkan bantuan kepada Kabupaten Soppeng. Bantuan yang diterima oleh Pemkab Soppeng untuk kemudian disalurkan ke masyarakat ini diserahkan di Desa Belo, Kecamatan Ganra, Jumat, 26 Januari 2024.

Bantuan tersebut untuk 100 Rumah Tangga Miskin (RTM), senilai Rp2 miliar. Terdiri dari 3.000 ayam kampung, 100 kandang ayam, disinfektan, obat-obatan dan vitamin 100 paket, serta pakan 100 paket.

Bantuan lainnya, Rp200 juta untuk Kelompok Tani Kampung Ternak, terdiri dari 5 ekor sapi Bali betina, 1 unit kandang dan ⁠10.000 stek bibit rumput odot.

Adapun untuk mendukung pemberantasan penyakit hewan menular dan zoonosis, juga diserahkan bantuan berupa coolbox vaksin 20 box, obat cacing 24 liter, multivitamin 150 sachet, Imbuhan pakan 200 kg, Suplemen pakan 200 liter, dan diesinfektan 300 liter.

Pada kunjungan ini, Bahtiar juga meninjau kegiatan Inseminasi buatan (IB), yang telah menjadi salah satu metode yang efektif dalam meningkatkan produksi sektor peternakan. Metode IB ini telah diterapkan di Sulsel dan semakin ditingkatkan secara massif di kepemimpinan Bahtiar Baharuddin.

“Melanjutkan program inseminasi buatan yaitu kawin suntik pada sapi ini tujuannya untuk memperbaiki kualitas populasi kita,” kata Kepala Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan (PKHP) Kabupaten Soppeng, Erman Asnawi.

Teknologi inseminasi buatan menggunakan semen atau sperma dari sapi jantan pilihan seperti Limosine dan Brahman Cross, yang disuntikkan ke sapi lokal.

“Sehingga harapannya turunannya lebih bagi. Ini pertumbuhan cepat dan harganya lebih mahal. Seperti yang dilakukan Bapak Gubernur, menyuntikkan semen Limosine,” ujarnya.

Salah seorang Mahasiswa KKN dari Jurusan Biologi UIN Alauddin Makassar, Andi Novi Bustani, mengapresiasi penyerahan bantuan ini.

“Gubernur dan Bupati sudah mengadakan program ini untuk membantu masyarakat. Inseminasi buatan ini bisa menciptakan bibit sapi yang unggul dan harganya jauh lebih mahal,” imbuhnya. (**)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

STIMI YAPMI Buka Program S2 Magister Manajemen dan Wisuda Sarjana Manajemen

5 Oktober 2026 - 14:09 WITA

MAC Kembali Berbagi untuk Panti Asuhan dan Dhuafa di Makassar

30 September 2026 - 09:31 WITA

IKA SMA 4 Makassar Jalin Silaturahmi dan Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

20 September 2026 - 19:39 WITA

S2 Magister Manajemen STIMI Yapmi Makassar Terima Mahasiswa Baru 2026/2027

19 September 2026 - 12:27 WITA

Warga Cempaka Putih Selatan Parepare Khidmat Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

14 September 2026 - 20:58 WITA

Polres Sidrap Ungkap Curanmor, Dua Residivis Diamankan

9 September 2026 - 09:39 WITA

Trending di News