Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 20 Okt 2023 01:14 WITA

Kunjungi Peternakan Ayam dan Kambing di Gowa, Bahtiar: Ternyata saya belajar disini…


 Kunjungi Peternakan Ayam dan Kambing di Gowa, Bahtiar: Ternyata saya belajar disini… Perbesar

GOWA —  Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, di sela kegiatannya pada peringatan Hari Ulang Tahun Sulsel ke 354, Kamis, 19 Oktober 2023, menyempatkan diri mengunjungi pertenakan ayam dan kambing di Moncongloe, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa.

Bahtiar didampingi Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel, Nurlina Saking dan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan. Mereka mengunjungi ternak milik Deng Alli.

Bahtiar mengatakan, kedatangannya untuk melihat langsung pertenakan warga. Mengetahui peluang dan kendala yang mungkin dihadapi. Termasuk untuk pembuatan kandang.

“Ternyata saya belajar di sini, kalau kita bikin kandang dengan 3.000 ekor cukup dengan uang Rp650 juta. Itu sampai bertelur dan setiap hari bisa pungut duit Rp1,5 juta hingga Rp2 juta,” kata Bahtiar.

Peternakan kambing juga dinilainya potensial. Untuk anaknya saja yang baru keluar (dilahirkan) itu Rp2,5 juta. Dengan bibit indukan impor.

“Makanya saya ajak teman-teman dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi. Saya akan kembangkan Pucak Maros itu jadi kawasan pusat peternakan ayam sama kambing. Bagaimana caranya, belajar dengan yang sukses. Ada yang dikelola pemerintah. Ada yang sama peternak, yang berpengalaman agar berkembang bibitnya,” jelasnya.

Ia yakin, sektor peternakan akan menjadi sumber pendapatan alternatif masyarakat dan mengatasi kemiskinan di Sulsel. Selain itu, lahan di ketinggian ini bisa ditanami tanaman tertentu.

“Maka harus ada alternatif usaha yaitu peternakan. Ini pakannya juga dari (daun jagung. Jadi dari hulu dan hilir kita hidupkan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi Bupati Gowa yang memiliki peternakan. “Ternyata Bupati Gowa punya peternakan. Coba bayangkan kalau seluruh bupati di Indonesia punya peternakan telur, persoalan stunting kita terselesaikan,” imbuhnya.

Sementara, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, menjelaskan, potensi untuk perternakan di daerahnya sangat besar.

“Untuk peternakan, warga sini rata-rata memiliki ayam petelur dan ayam potong. Bahkan di sini sudah ada tiga close house untuk ayam potong yang memang mensuplai Makassar dan lainnya. Kabupaten Gowa ini mensuplai Makassaar, mulai dari kebutuhan makanan dan airnya,” ungkapnya. (**)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

STIMI YAPMI Makassar Canangkan Digitalisasi Kampus Menuju Kampus Global

20 Juli 2026 - 12:43 WITA

Pelaksanaan UAS STIMI Yapmi Makassar Ditinjau Langsung Jajaran Pimpinan Kampus

13 Juli 2026 - 17:41 WITA

Perkuat Kerja Sama, STIMI Yapmi Makassar dan STIE YPUP Teken MoU Penguatan Tridharma Perguruan Tinggi

12 Juli 2026 - 22:54 WITA

Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Kembali Berbagi di Bulan Muharram 1448 H

29 Juni 2026 - 15:51 WITA

STIMI Yapmi Makassar Terapkan Sistem Pembelajaran Hybrid untuk Mahasiswa Kurang Mampu

29 Juni 2026 - 15:49 WITA

Semua PTS Berpeluang Meraih Akreditasi Unggul

27 Juni 2026 - 09:56 WITA

Trending di News