Menu ✖

Mode Gelap
Polres Sidrap Ungkap Curanmor, Dua Residivis Diamankan Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1420/Sidrap Gelar Safari Salat Subuh Berjamaah Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum MAC Berbagi Kualitas SDM dan Teknologi Jadi Prioritas Raker STIMI Yapmi Makassar 2026/2027 STIMI Yapmi Gelar PKKMB Maba 2026 di Kampus dan Pondok Tahfidz

News · 13 Des 2023 14:09 WITA

Jelang Nataru, Pj Sekprov Pimpin Rakor Tindak Lanjut Inflasi Daerah 


 Jelang Nataru, Pj Sekprov Pimpin Rakor Tindak Lanjut Inflasi Daerah  Perbesar

MAKASSAR,MM — Pj Sekprov Sulsel, Andi Muhammad Arsjad, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) tindak lanjut mengenai inflasi daerah, yang berlangsung di ruang kerjanya, di Kantor Gubernur Sulsel, Senin, 11 Desember 2023z hari lalu.

Dalam kesempatan ini, Abdul Aziz Bennu Kepala Bagian (Kabag) Sarana Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Biro Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulsel, mengatakan, rapat ini menindaklanjuti arahan Pj Gubernur Sulsel, terkait hasil peninjauan di beberapa gudang distributor gula pasir dan minyak goreng di PT KIMA, dan beberapa bahan pokok lainnya.

“Rapat ini untuk mengecek seperti apa ketersediaan di beberapa distributor tersebut dan langkah-langkah yang harus diambil,” ucap Aziz Bennu.

Pada intinya, kata Aziz Bennu, dari hasil rapat ini, kembali diadakan rapat bersama dan mengundang para distributor, kemudian membuat surat edaran bijak berbelanja dan larangan penimbunan barang-barang yang menjadi komoditi penyumbang inflasi. Termasuk melakukan gerakan pasar murah secara massif.

“Kita berharap agar melibatkan CSR. Dinas Ketahanan Pangan akan melaksanakan pasar murah di 52 titik,” ungkapnya.

Sementara itu, Pj Sekprov Andi Muhammad Arsjad, berharap agar rapat ini menjadi kesiapsiagaan untuk mengantisipasi hal-hal yang bisa saja terjadi terkait lonjakan harga, jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Kami tadi sudah menyampaikan ke OPD terkait untuk melihat data yang ada di tiga tahun terakhir ini termasuk ketersediaan, dan data terkait harga yang nantinya kita akan cermati, dan analisa, supaya kalaupun terjadi lonjakan harga, kita sudah siap,” ujar Arsjad.

Ia juga menyarankan kepada satgas pangan untuk membuat sticker untuk mengingatkan kepada distributor dan pelaku usaha untuk tidak melakukan penimbunan bahan pangan. Dan nantinya akan ditempel di toko-toko distributor yang ada di Makassar.

Ia menambahkan, mulai besok, Selasa, 12 Desember 2023, sudah mulai dilakukan gerakan pangan kemudian operasi pasar di beberapa titik yang diharapkan juga bisa dilakukan oleh kabupaten/kota.

“Untuk itu, menjelang Natal dan Tahun Baru ini, Sulsel Insya Allah bahan pangan tercukupi,” pungkasnya. (**)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

CFD di Makassar Gerakkan Usaha Kecil Rumahan

11 Oktober 2026 - 13:26 WITA

STIMI YAPMI Buka Program S2 Magister Manajemen dan Wisuda Sarjana Manajemen

5 Oktober 2026 - 14:09 WITA

MAC Kembali Berbagi untuk Panti Asuhan dan Dhuafa di Makassar

30 September 2026 - 09:31 WITA

IKA SMA 4 Makassar Jalin Silaturahmi dan Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

20 September 2026 - 19:39 WITA

S2 Magister Manajemen STIMI Yapmi Makassar Terima Mahasiswa Baru 2026/2027

19 September 2026 - 12:27 WITA

Warga Cempaka Putih Selatan Parepare Khidmat Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

14 September 2026 - 20:58 WITA

Trending di News