Menu ✖

Mode Gelap
Polres Sidrap Ungkap Curanmor, Dua Residivis Diamankan Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1420/Sidrap Gelar Safari Salat Subuh Berjamaah Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum MAC Berbagi Kualitas SDM dan Teknologi Jadi Prioritas Raker STIMI Yapmi Makassar 2026/2027 STIMI Yapmi Gelar PKKMB Maba 2026 di Kampus dan Pondok Tahfidz

News · 28 Jan 2024 20:32 WITA

Pj Gubernur Sulsel Komitmen Tingkatkan Daya Tarik Wisata Rammang-rammang


 Pj Gubernur Sulsel Komitmen Tingkatkan Daya Tarik Wisata Rammang-rammang Perbesar

MAROS, MM —  Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan daya tarik wisata Rammang-rammang melalui perbaikan kondisi alam dan lingkungan di wilayah tersebut. Bersama Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Sofha Marwah Bahtiar, dan jajaran Pemkab Maros, ia kembali melakukan penanaman sukun di Rammang-rammang, tepatnya di Dermaga 2, Minggu, 28 Januari 2024.

Diketahui, budidaya sukun yang dilakukan di kawasan wisata Rammang-rammang, Kabupaten Maros, tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat, tapi akan semakin meningkatkan daya tarik wisata di daerah tersebut. Penanaman ini juga sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk melakukan penanaman 5.000 pohon sukun di kawasan ini.

“Selain pohon buah, akarnya akan melakukan proses pencernaan air proses pemulihan air, di mana sukun ini ditanam,” kata Tokoh Masyarakat Setempat, Iwan Dento, yang juga penerima penghargaan Kalpataru.

Selain itu, kata Iwan, penanaman sukun juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. Dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan Rammang-rammang Maros, akan terjadi peningkatan permintaan terhadap berbagai produk dan jasa seperti penginapan, makanan dan minuman, serta kerajinan tangan lokal. Hal ini akan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar untuk mendapatkan pendapatan tambahan melalui sektor pariwisata.

Sedangkan, Koordinator Desa Salenrang Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar, Taufik Hidayat Abdullah, menilai program ini sangat baik. Selain menghijaukan lahan yang kosong, juga untuk bahan makanan olahan.

“Mungkin juga bisa dijadikan cemilan, dan program sukun ini patut untuk dikembangkan lagi di Sulsel,” ujarnya.

Buah sukun yang punya daging berwarna putih, teksturnya empuk, dan cita rasa sedikit manis dapat diolah mulai dari dikukus hingga digoreng. Bagian batang dan daun sukun dapat dibuat kerajinan seperti anyaman, ukiran dan miniatur, aksesoris, lukisan dari daun kering.

Diharapkan dengan adanya penanaman sukun di lokasi wisata ini, kawasan Rammang-rammang Maros dapat menjadi destinasi wisata unggulan yang menarik minat wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri. Penanaman sukun akan mendukung agrowisata daerah ini.

“Ini bagus karena pemandangan alamnya luar biasa dan tempat wisata seperti di dermaga ini,” pungkasnya.

Pada kesempatan ini juga diserahkan bibit bunga matahari yang diharapkan juga akan menambah keindahan kawasan wisata ini. (**)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

STIMI YAPMI Buka Program S2 Magister Manajemen dan Wisuda Sarjana Manajemen

5 Oktober 2026 - 14:09 WITA

MAC Kembali Berbagi untuk Panti Asuhan dan Dhuafa di Makassar

30 September 2026 - 09:31 WITA

IKA SMA 4 Makassar Jalin Silaturahmi dan Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

20 September 2026 - 19:39 WITA

S2 Magister Manajemen STIMI Yapmi Makassar Terima Mahasiswa Baru 2026/2027

19 September 2026 - 12:27 WITA

Warga Cempaka Putih Selatan Parepare Khidmat Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

14 September 2026 - 20:58 WITA

Polres Sidrap Ungkap Curanmor, Dua Residivis Diamankan

9 September 2026 - 09:39 WITA

Trending di News