Makassar, Metromilenial — Tiga dosen STIMI Yapmi Makassar berhasil memperoleh hibah penelitian tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi.
Adapun tiga proposal penelitian yang dinyatakan lolos pendanaan tersebut, yakni:
“Model Peningkatan Inklusi Ekonomi melalui Program Kewirausahaan Berbasis Komunitas: Studi pada Patayat NU Sulawesi Selatan” oleh Adrianah, S.Pd., M.Pd.
“Inovasi Platform E-Commerce Badan Usaha Milik Desa Berbasis Web untuk Peningkatan Daya Saing Produk Lokal” oleh Dr. Ibrahim Syah, S.E., M.M.
“Optimasi Biaya Operasional Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kuliner Melalui Model Alokasi Tugas Kritis pada Kawasan Car Free Day” oleh Mursalim, S.E., M.M.
Ketua STIMI Yapmi Makassar, Dr. Ibrahim Syah, S.E., M.M, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi langkah penting dalam penguatan budaya penelitian di lingkungan kampus.
“Berdasarkan catatan LPPM, ini merupakan hibah penelitian pertama yang diterima dosen sejak berdirinya STIMI Yapmi Makassar,” ujarnya usai penandatanganan kontrak turunan hibah penelitian di kampus STIMI Yapmi Makassar, Selasa (19/05/2026).
Ia berharap keberhasilan tersebut dapat memotivasi seluruh dosen untuk semakin aktif mengajukan proposal penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat pada tahun-tahun berikutnya.
“Kami mendorong seluruh dosen STIMI Yapmi Makassar agar terus meningkatkan kualitas riset dan aktif mengikuti program hibah dari pemerintah,” tambahnya.
Prestasi ini dinilai menjadi bukti komitmen STIMI Yapmi Makassar dalam memperkuat tridarma perguruan tinggi, khususnya di bidang penelitian dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.
(red.Ib)






