Menu

Mode Gelap
Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1420/Sidrap Gelar Safari Salat Subuh Berjamaah Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum MAC Berbagi Kualitas SDM dan Teknologi Jadi Prioritas Raker STIMI Yapmi Makassar 2026/2027 STIMI Yapmi Gelar PKKMB Maba 2026 di Kampus dan Pondok Tahfidz Oknum Sales Mobil Dilaporkan ke Polres Wajo atas Dugaan Penipuan dan Penggelapan

News · 12 Des 2022 07:46 WITA

Di Pesisir Wajo, DKP Sulsel Bersama Masyarakat Pelestari Lingkungan Tanam 40 Ribu Batang Mangrove 


 Di Pesisir Wajo, DKP Sulsel Bersama Masyarakat Pelestari Lingkungan Tanam 40 Ribu Batang Mangrove  Perbesar

Wajo– Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi SulSel melalui Cabang Dinas Kelautan Bosowasi telah melakukan kegiatan rehabilitasi wilayah pesisir dan pulau pulau kecil sebagai amanah pelaksanakan peraturan perundang undangan di bidang pesisir.

Kali ini, penanaman Mangrove dilakukan di Kelurahan Akkajeng, Kecamatan Sajoanging, Kabupaten Wajo sebanyak 40.000 batang mangrove

Penanaman Mangrove ini dipimpin langsung oleh Kepala CDK Bosowasi Herimisniaty, S.Pi.,M.Si bersama Tim Gubernur Percepatan Pembangunan (TGUPP) Prof. Dr. Ir. Hilal Anshary, M.Sc dan Ir. M. Iqbal Djawad, M.Sc.Ph.D,

Hadir pula Kepala Dinas Perikanan Kab.Wajo Ir. H. Nasfari, Penyuluh Perikanan Kab. Wajo, Perwakilan Polsek Sajoangin, Sekcam Kec. Sajoangin, Lurah Akkajeng dan Kelompok Masyarakat Pelestari Lingkungan di sekitarnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel,  Muhammad Ilyas, menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut sangatlah penting di wilayah pesisir untuk merehabilitasi ekosistem yang rusak.

Kepala CDK Bosowasi Herimisniaty menambahkan, “Penanaman mangrove ini juga menjadi salah satu program Gubernur Sulawesi Selatan, bapak Andi Sudirman Sulaiman, sebagai  upaya mengembalikan kawasan fungsi dalam rangka melestarikan ekosistem mangrove, guna meminimalisir terjadinya abrasi dan erosi di kawasan pesisir dan pantai. Sekaligus sebagai habitat atau tempat hidup, berlindung, mencari makan, atau berkembang biak bagi berbagai jenis biota laut,” jelasnya, Senin (12/12/2022).

Kegiatan ini, lanjut dia, akan terus berlanjut secara berkesinambungan sebagai upaya pemulihan jalur hijau, guna memproteksi ratusan hektar lahan pertambakan para pembudidaya agar tetap dapat meningkatkan hasil budidaya secara produktif

Masyarakat setempat pun antusias dengan adanya program penanaman mangrove ini.

“ Terima kasih Pak Gubernur atas bantuan ta di Akkajeng, kami merasa terharu dan bangga karena mendapat perhatian dari bapak. Dan terima kasih pula kepada Pak Sulfikarnaeni selaku warga asli daerah setempat yang telah menyampaikan langsung keinginan kami tersebut kepada Bapak Gubernur,” ujar Aras selaku pemerhati lingkungan. (*)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Penyedia Jasa Layanan Seksual Diduga Beroperasi via MiChat Dibekuk Polres Sidrap

6 September 2026 - 18:35 WITA

STIMI Yapmi Makassar Gelar Wisuda Sarjana 03 Oktober 2026

2 September 2026 - 12:26 WITA

Safari Maulid Nabi, KM. Wahyuddin, S.Ag., M.E. Tebar Kebaikan dari Jayapura hingga Serui

1 September 2026 - 21:03 WITA

URC Resmob Polres Sidrap Ungkap Pencurian HP di Rumah Kost

31 Agustus 2026 - 20:49 WITA

Kapolres Sidrap Ajak Mahasiswa Jaga Nama Baik Sidrap 

31 Agustus 2026 - 20:45 WITA

Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1420/Sidrap Gelar Safari Salat Subuh Berjamaah

31 Agustus 2026 - 13:41 WITA

Trending di News