Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 8 Apr 2023 10:16 WITA

Lab Kewirausahaan FE UNJ Gandeng Ikafe UNHAS Webinar Standarisasi Produk UMKM


 Lab Kewirausahaan FE UNJ Gandeng Ikafe UNHAS Webinar Standarisasi Produk UMKM Perbesar

JAKARTA- Laboratorium Kewirausahaan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggandeng Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi (IKAFE) Universitas Hasanuddin menggelar kegiatan Webinar sebagai bentuk concern terhadap pentingnya standardisasi produk-produk UMKM Nasional.

Sebanyak 500 peserta mengikuti Webinar yang digelar Kamis (6/4) secara daring memenuhi quota zoom. Mereka berasal dari berbagai kalangan, terutama yang bergelut dibidang UMKM. Hadir sebagai narasumber Heru Suseno, Direktur Pengembangan Standar Agro, Kimia, Kesehatan & Halal – Badan Standardisasi Nasional (BSN).

Dalam pemaparannya, Heru mengemukakan bahwa UMKM sebagai salah satu motor penggerak penting ekonomi nasional perlu memahami perlunya standardisasi produk. Sangat dimaklumi karena UMKM nasional selama ini mampu menyumbang 60,34% total PDB Nasional & menyerap 97% tenaga kerja (BPS, 2017).

“Bahkan dalam tahun-tahun terakhir juga menunjukkan peningkatan signifikan. Diharapkan dengan adanya standardisasi produk yang menyasar produk-produk UMKM akan meningkatkan daya saing mereka, dan tentu saja daya saing kita dalam perdagangan barang dan jasa dengan bangsa-bangsa lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Laboratorium Kewirausahaan FE-UNJ, Andi Muhammad Sadat, Ph.D menekankan bahwa masalah standardisasi adalah masalah bersama dan tidak mungkin dibebankan hanya kepada lembaga tertentu seperti BSN.

Pihak kampus, lanjutnya, harus mengambil peran, berkontrubusi bagi terwujudnya produk-produk nasional dengan standar yang layak.

“Selain memberi rasa aman buat konsumen, juga dapat mengatarkan UMKM naik kelas. Selanjutnya mampu bersaing dengan produk-produk lainya, termasuk barang-barang impor yang terus membanjiri pasar nasional, ” ujarnya. (RM).

Artikel ini telah dibaca 103 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

STIMI YAPMI Makassar Canangkan Digitalisasi Kampus Menuju Kampus Global

20 Juli 2026 - 12:43 WITA

Pelaksanaan UAS STIMI Yapmi Makassar Ditinjau Langsung Jajaran Pimpinan Kampus

13 Juli 2026 - 17:41 WITA

Perkuat Kerja Sama, STIMI Yapmi Makassar dan STIE YPUP Teken MoU Penguatan Tridharma Perguruan Tinggi

12 Juli 2026 - 22:54 WITA

Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Kembali Berbagi di Bulan Muharram 1448 H

29 Juni 2026 - 15:51 WITA

STIMI Yapmi Makassar Terapkan Sistem Pembelajaran Hybrid untuk Mahasiswa Kurang Mampu

29 Juni 2026 - 15:49 WITA

Semua PTS Berpeluang Meraih Akreditasi Unggul

27 Juni 2026 - 09:56 WITA

Trending di News