Menu

Mode Gelap
Polres Sidrap Ungkap Curanmor, Dua Residivis Diamankan Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1420/Sidrap Gelar Safari Salat Subuh Berjamaah Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum MAC Berbagi Kualitas SDM dan Teknologi Jadi Prioritas Raker STIMI Yapmi Makassar 2026/2027 STIMI Yapmi Gelar PKKMB Maba 2026 di Kampus dan Pondok Tahfidz

News · 21 Des 2022 05:34 WITA

Langkah PD Terminal Tertibkan Gudang Dalam Kota Lewat Kerja Sama Ekspedisi


 Langkah PD Terminal Tertibkan Gudang Dalam Kota Lewat Kerja Sama Ekspedisi Perbesar

MAKASSAR,- Gudang ekspedisi yang beroperasi di dalam kota segera ditertibkan. Semua gudang akan dialihkan ke Terminal Daya.

Rencana kerja sama PD Terminal Makassar Metro dengan pihak ekspedisi sudah disampaikan jajaran direksi ke Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto.

Pertemuan itu berlangsung di Amirullah, Selasa (20/12/2022). Turut mendampingi Kepala Dinas Penataan Ruang (Distaru) Fahyuddin, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Arlin Ariesta, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Andi Zulkifly Nanda, Kepala Satpol PP Makassar Ikhsan.

Direktur Utama PD Terminal Makassar Metro Dafris menyampaikan rencana kerja sama ini merupakan program direksi baru.

Selain untuk membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar, kerja sama ini juga sebagai upaya menertibkan aktivitas gudang di dalam kota.

“Kita sudah sampaikan ke Pak Wali mau bekerja sama dengan ekspedisi yaitu kawasan bongkar muat barang,” kata Dafris.

Dalam pertemuan tersebut, pihaknya juga telah menyampaikan agar pengalihan gudang ekspedisi ke Terminal Daya dapat disokong dengan Peraturan Wali Kota (Perwali).

Kata Eros sapaan akrabnya menyampaikan Perwali ini sebagai dasar hukum untuk pengalihan gudang ekspedisi ke Terminal Daya.

“Perwalinya itu lebih ke kawasan bongkar muat barang dialihkan ke Terminal Daya. Jadi seluruh ekspedisi yang ada di Makassar itu nanti pindah ke Terminal Daya,” tuturnya.

Untuk jangka pendek, Pihaknya sudah menyiapkan lahan seluas 4 hektar digunakan pihak ekspedisi sebagai bentuk pemanfaatan lahan tidur.

Jumlah ekspedisi yang tercatat di Kota Makassar saat ini sebanyak 700, dan 200 diantaranya berstatus sewa sementara 500 lainnya milik pribadi.

“Dalam waktu dekat yang 200 gudang ini dulu kita pindahkan ke Terminal Daya, kita bangunkan kantor semi permanen. Tapi kita tunggu dulu Perwalinya,” ujar Eros.

Dengan 12 hektar luas lahan Terminal Daya secara keseluruhan, ia meyakini bahwa 700 ekspedisi yang saat ini beroperasi di dalam kota bisa dialihkan ke terminal.

“Untuk jangka panjang kita kelola semua. Makanya untuk prospek ke depan, kita membuka peluang bisnis dengan kerja sama pihak ekspedisi,” ucap dia.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyampaikan ada tiga pokok pembahasan bersama PD Terminal Makassar Metro.

Pertama, membahas terkait menjadikan Terminal Daya sebagai pusat kawasan kargo. Artinya semua gudang ekspedisi yang beroperasi di dalam kota akan dialihkan ke Terminal Daya.

“Ekspedisi itukan sudah dilarang di dalam kota. Nah itu Perwalinya sudah ada. Tapi kita jangan mau ada penegakan hukum tapi fasilitasnya tidak ada. Ini kita siapkan fasilitasnya,” tegas Danny.

Pembahasan kedua yakni penyesuaian tarif PD Terminal Makassar Metro. Baik di Terminal Daya maupun Malengkeri.

Sedangkan pembahasan ketiga terkait pembuatan Perwali sebagai dasar regulasi mengalihkan gudang ekspedisi ke Terminal Daya.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Polres Sidrap Ungkap Curanmor, Dua Residivis Diamankan

9 September 2026 - 09:39 WITA

Penyedia Jasa Layanan Seksual Diduga Beroperasi via MiChat Dibekuk Polres Sidrap

6 September 2026 - 18:35 WITA

STIMI Yapmi Makassar Gelar Wisuda Sarjana 03 Oktober 2026

2 September 2026 - 12:26 WITA

Safari Maulid Nabi, KM. Wahyuddin, S.Ag., M.E. Tebar Kebaikan dari Jayapura hingga Serui

1 September 2026 - 21:03 WITA

URC Resmob Polres Sidrap Ungkap Pencurian HP di Rumah Kost

31 Agustus 2026 - 20:49 WITA

Kapolres Sidrap Ajak Mahasiswa Jaga Nama Baik Sidrap 

31 Agustus 2026 - 20:45 WITA

Trending di News