Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 1 Mar 2023 21:33 WITA

Sempat Viral Video Warga Tolak Diberhentikan Polisi, Ini Respon Kapolres Gowa


 Sempat Viral Video Warga Tolak Diberhentikan Polisi, Ini Respon Kapolres Gowa Perbesar

GOWASeorang warga yang diketahui bernama Adrianto Rahman menolak diberhentikan oleh salah satu anggota Satlantas Polres Gowa yakni Brigpol Syaifullah saat pelaksanaan operasi pendampingan yang digelar oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Gowa tepatnya di Jalan Poros Limbung beberapa waktu lalu kini viral dimedia sosial.

terkait hal itu, Kapolres Gowa AKBP Reonald T.S Simanjuntak, S.I.K., S.H., M.M., M.I.K menanggapi kejadian tersebut dan memanggil Brigpol Syaifullah didampingi Kanit Turjawali Satlantas Polres Gowa Ipda Muh. Hamsal. H. S.H untuk mengetahui kejadian viral itu.

“Kejadiannya beberapa hari yang lalu dan disini ada kesalahpahaman antara kedua bela pihak, tetapi pengendara itu sudah minta maaf. Kedua pihak sepakat menempuh jalan damai,” ungkap Kapolres Gowa melalui P.S Kasi Humas Ipda Ahmad saat jumpa perss, Rabu (1/3/2023).

Lanjutnya, kedua bela pihak sudah didamaikan dan dibuatkan surat pernyataan.

“Keduanya sudah dibuatkan surat pernyataan. Sebelumnya Brigpol Syaifullah juga sudah dipanggil oleh Kapolres Gowa untuk mengetahui permasalahan tersebut dan kemudian Kapolres Gowa juga sudah melaporkan ke pimpinan atas kejadian ini,” tersang P.S Kasi Humas Polres Gowa.

Sebelumnya Keributan di Jalan Poros Panciro di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, terjadi pada Sabtu (25/2). Kedua pihak tersebut, yakni Brigpol Syaifullah dengan Ardianto Rahman, saling dorong.

Dimana awalnya, Syaifullah yang merupakan polisi lalu lintas di Polres Gowa itu memberhentikan mobil, meminta surat-surat. Tapi Ardianto tidak mau memberikan surat-surat itu.

Lalu, Brigpol Syaifullah pun mencabut kunci mobil dan Ardianto emosi hingga turun dari mobil. Perdebatan mereka di jalan menyita perhatian pengguna jalan lain yang membunyikan klakson, bahkan ada pemotor yang turun untuk melerai, (Ardy/**).

Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Armada Arfan, Mahasiswa STIMI YAPMI Makassar Raih Juara I Fashion Wastra 2026 di Sidrap

10 Agustus 2026 - 09:46 WITA

STIMI Yapmi Makassar Jadikan BUMDes Kecamatan Pitu Riase Percontohan Pengelolaan Berkelanjutan

3 Agustus 2026 - 14:30 WITA

MAC Kembali Tebar Kepedulian, Salurkan Santunan untuk Dhuafa dan Panti Asuhan di Makassar

31 Juli 2026 - 16:54 WITA

16 Mahasiswa STIMI Yapmi Makassar Siap Ikuti Ujian Skripsi Tahap I

30 Juli 2026 - 09:24 WITA

STIMI YAPMI Makassar Canangkan Digitalisasi Kampus Menuju Kampus Global

20 Juli 2026 - 12:43 WITA

Pelaksanaan UAS STIMI Yapmi Makassar Ditinjau Langsung Jajaran Pimpinan Kampus

13 Juli 2026 - 17:41 WITA

Trending di News